Thursday, February 2, 2012

Gak Aktif

Untuk sementara blog ini gak aktif dulu.. Kalo mau liat ceritanya Ke2Nai silahkan klik tulisan ke2Nai yang warna merah itu ya :)

post signature

Monday, March 29, 2010

Keinginan Yang Gak Tercapai... Atau Tertunda???

Akhir-akhir ini Chi sempet pusing sama urusan cari sekolahnya Keke. Gimana gak pusing coba... Chi itu kan bukan orang yang suka gerabak-gerubuk. Chi orang yang lebih seneng segala sesuatunya terncana, malah kadang dari jauh-jauh hari rencananya.

Termasuk tentang pendidikan ini. Awalnya Chi & K' Aie udah memutuskan 2 tahun yang lalu ketika anak-anak SD nanti mereka HS aja. Pertimbangannya sangat banyak (udah banyak Chi tulis di postingan-postingan sebelumnya sepertinya).

Tapi bukan berarti kami menutup diri terhadap sekolah formal ya... Kami pikir kalo ada sekolah formal yang sesuai dengan kriteria kami maka kami lenih memilih sekolah formal lah...

Sampe akhirnya kami menemukan sekolah formal yang bikin kami sreg kira-kira 1 tahun yang lalu. Tapi ya namanya manusia berencana, Tuhan yang menetukan.. Jadi rencana tinggal rencana. Karena satu & lain hal kami gak jadi daftarin Keke ke sekolah itu. Arrggghhh.... padahal tinggal bayar...

Jadi deh kami sempat grabak-grubuk. Yang jelas ini bukan Chi banget!!! Apalagi saat ini kami lagi gak punya waktu banyak, lagi ada sedikit kesibukan. Akhirnya kami mutusin untuk datengin salah satu sekolah yang pernah kami datengin setahun yang lalu.

Pertanyaannya sekarang, kenapa gak balik aja ke rencana semula yaitu HS? Terus terang saat ini kami gak siap untuk HS. Untuk HS kan perlu persiapan yang benar-benar matang. Mulai dari kurikulumnya bagaimana, apalagi kalo kami memilih HS tunggal. Berarti kami harus benar-benar membuat kurikulum sendiri. Belom lagi kesiapan mental juga harus benar-benar kuat. Karena kita kan tau untuk saat ini HS masih asing di telinga banyak orang pasti kami akan lebih banyak mendengar pertanyaan & kritik ketimbang dukungan termasuk dari keluarga besar.

Jujur aja sejak kami sudah mendapatkan SD yang kami mau, Chi gak lagi cari tau banyak tentang HS. Tetep sih ngikutin perkembangan HS tapi gak setiap saat seperti saat Chi lagi mantap dulu.

Yah seperti yang Chi ceritain di atas akhirnya kami datengin sekolah yang paling sreg dari beberapa sekolah yang kami datengin dulu. Ada 3 sekolah yang kami datengin akhirnya. Tapi mungkin karena Chi lagi agak kecewa dengan pilihan sekolah Chi pun gak terlalu banyak tanya. Paling Chi liat lokasinya oke, sekolahnya oke, pulangnya gak terlalu sore. Untuk kurikulum Chi tanyanya yang standar-standar aja gak detil kayak sebelumnya.

Hhhh... semoga aja pilihannya kami yang sekarang ini gak salah.. Semoga aja sekolah yang kami pilihkan buat Keke & Naima gak jadi beban buat mereka. Karena buat kami pendidikan itu penting & harus di jalankan dengan happy

post signature

Wednesday, April 22, 2009

Biaya Yang Aneh

Sebuah SMU negeri (gak usah disebutin ya sekolahnya) mau merenovasi sekolahnya. Untuk sementara kegiatan belajar-mengajar dipindahkan ke sebuah SD negeri.

Yang aneh buat Chi adalah setiap orang tua dimintai biaya Rp. 300.000/- per siswa katanya sih untuk biaya renovasi. Ya aneh aja.. kenapa harus orang tua yang di bebanin? Kan itu sekolah bukan punya orang tua kita...

Ah pokoknya aneh lah...

post signature

Monday, September 29, 2008

Post Signature

Ini post signature untuk blog yang ke2naischool.post signature

Saturday, September 6, 2008

Ramadhan Tag

Dapet tag ini dari mama Talitha & Bunda Elang. Makasih banyak y, mudah-mudahan dengan adanya tag ini puasa kita makin tambah semangat :)



1. Copy gambar di atas lalu posting di blogmu.

2. Lanjutkan tags ini minimal ke 5 blogger muslim yang kamu kenal. Jangan lupa tinggalkan komentar pada blog mereka juga ya.

3. Tulis alamat blogmu (di bawah gambar) setelah alamat blog pemberi tags.


Tag ini mau Chi kasih ke...
1. Bunda Wafi - Biar tambah semangat puasanya karena baru alih tugas

2. Mama Aliya & Hasna - Hadiah untuk Aliya yang lagi mencoba puasa & Hasna yang lagi berulang tahun

3. Ibu Ki' - Yang baru pindah rumah, biar tambah semangat puasa di rumah baru

4. Bunda Aurell - Untuk aurell yang lagi kepengen ganti nama :)

5. Dian - Calon mama baru yang lagi suka kurma

Tetep ceria ya di bulan puasa ini...!!

Thursday, August 28, 2008

Berpikir Nalar Dan Kritis

Postingan ini Chi ambil dari webnya Yudhis & Tata, tapi sebenernya yang nulis adalah mas Yanuar dan postingannya bisa diliat di sini.

Berpikir Nalar & Kritis

Salah satu pekerjaan 'sambilan' saya sebagai dosen dan peneliti di Universitas Manchester adalah mendampingi mahasiswa program magister dan doktoral dalam menulis kertas kerja atau disertasi atau thesis mereka.

Bagi saya menarik mengamati dan terlibat bagaimana proses para mahasiswa itu menalar persoalan dan menjadi kritis. Saya tidak terlalu menghadapi masalah dengan para mahasiswa asal eropa pada umumnya. Mungkin karena mereka terbiasa dididik berpikir dan menalar secara kritis (dan independen). Tetapi saya menemukan hal yang berbeda ketika bekerja dengan para mahasiswa asal Asia dan Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Malaysia dan Filipina (Singapura dan India tidak).

Mereka cenderung "setuju saja" pada apa yang dikatakan buku, enggan berpikir "out of the box". Proses menalarnya sangat "formal" dan bisa dibayangkan, jauh dari kritis. Dan saya makin sedih melihat fakta bahwa mahasiswa Indonesia rata-rata adalah yang paling lemah dibandingkan dua negara tetangga itu. Tentu ini bukan terjadi pada semua mahasiswa indonesia, tetapi setidaknya kecenderungan itu tampak jelas.

Memang sistem studi lanjut di sini (Inggris khususnya) menekankan kemandirian. Orang dilepas untuk mencari sendiri jawaban dari apa yang ditanyakannya. Orang dituntut untuk kreatif, dan pada saat yang sama, mandiri. Mahasiswa asal Indonesia nampaknya sangat tidak terbiasa dengan itu. Apalagi ditambah dengan kendala bahasa.

Karena biasa "dicekoki" sejak SD sampai kuliah, mereka tidak biasa berpikir dan belajar mandiri.Bahkan sering mereka tidak tahu apa yang dimauinya sendiri. Contohnya ketika diminta memilih satu dari lima topik untuk research paper, mereka datang ke saya dan bertanya "pilih yang mana ya mas?".

Padahal bukankah itu kebebasan yang luar biasa? Tetapi malah bingung diberi kebebasan seperti itu. Juga kalau ada tugas/assignment untuk mengeksplorasi teori atau gagasan, mereka sering bertanya, "yang mana yang sebaiknya dieksplorasi?" padahal itu kesempatan luar biasa bagi mahasiswa untuk menjelajah dunia ilmu.

Banyak orang ke Inggris karena pertimbangan kebebasan berpikir dan eksplorasi akademis ini. Tetapi nampaknya justru tidak demikian bagi kebanyakan mahasiswa kita, yang persis seperti ayam di lumbung padi yang bingung memilih beras mana yang mau dipatuk.

Sedih, ironis. Tak heran kalau mereka sering mereka mengeluh "stress" kepada saya. Tak banyak yang bisa saya lakukan kecuali mengadakan sesi di luar kelas untuk bimbingan menulis atau meneliti atau mengerjakan tugas. Saya sebenarnya tak pernah percaya orang indonesia itu kalah cerdas (kapasitas otak) dibandingkan dengan orang lain di dunia ini. Tapi, saya khawatir, sistem pendidikan kita tidak terbiasa mengoptimalkan kapasitas berpikir kita. Saya kira ini yang perlu dan harus diterobos.

Sunday, August 17, 2008

Kreatif Blogger Award

Lagi musim award. Kali ini awardnya dapet dari bumil, Bunda Azra. Makasih ya bun...


It has been done according to the following rules:

1. The winner may put the logo on her blog.
2. Put a link to the person you got the award from.
3. Nominate 5 blogs.
4. Put links to the blogs.
5. Leave a message for your nominees

Dan kali ini pemenangnya adalah... (bingung nie kalo udah harus milih-milih... semuanya bagus-bagus)